Setiap Fajar

bukan hari biasa yang kita sambangi
sebab hari ini begitu kelabu
pada mendung yang menggelayut tebal
kali kesekian aku mencatat
: hari ini akan hujan lebat

kuseka bulir keringat pada kening pengharapan
yang semula tak pernah kujamah tepian
lentera yang semula terang
kini meredup perlahan padam
adakah yang membawa pelita?

pada hujan aku membiarkan hariku lebur
meski kelabu doamu tetap jingga
disela matahari juga kelebat angin

aku mengingatnya dengan fasih
: setiap fajar adalah perjuangan*

Semarang, 2009

Setiap Fajar Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Nyolong film

0 komentar:

Posting Komentar