Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

D.I.A : Melarung Rindu

: Laut Mengayunkan langkah pada pasirmu Memutar kenangan pada sumpah yang sempat terpatri Tak rapi, kemudian hilang terseret ombak Bahkan ak...

D.I.A : Rindu

Sebab aku tak pernah berhenti mengenangmu. Karena, hidup berputar, alurnya mudah terbaca. Seperti plastik transparan yang membungkus benda g...

Bagaimana Rasanya Sendiri

sumber : http://hdmessa.wordpress.com/2011/01/09/lintas-kabut-sutra-putih/ #Jalanan itu masih sama. Sama lengangnya seperti sebelum kepergia...

Perjalanan Derap

Ode : mana langkah kananmu? biar kusejajarkan dengan derapku agar kau tak perlu menghela nafas panjang yang membuatmu tersengal dan tergelak...

Pada Ode Dalam Temaram

hitung berapa langkah jarak yang pernah kita lewati atasnya tak hanya sedepa atau dua depa mungkin lebih berkilo panjangnya tak heran jika k...

Kemanakah, Cinta

Tuhan, Tuhan. Aku sungguh tahu itu tatapan sedalam-dalamnya Cinta Aku paham tatapan itu sejernih-jernihnya Kasih Tidak panjang umurku,Tuhan!...

Untuk Yang Bernama :

: Tomia Tomia, palung terdalam berkelir biru berhentilah mengirim getar rindu Semarang, 10 April 2010

Karena Aku :

Rindu, sesorean ini biru terhampar layaknya sajadah digelar dimuka dimana kening ingin selalu merunduk tersipu keburu kita menua sebelum ter...

Berdiam :

dengan likat, aku berharap menyelundup dalam gelap terpaksa berjingkat sebab aku tahu kamu mudah sekali terbangun pada suara bising kita sep...

surat serupa bisikmu

suasana sudah tak semarak lagi burung perenjak bermigrasi ke utara menyusuri angin mengembara kemana hati berkehendak sedang aku? tertinggal...

Sederhana

Pekan lalu aku menghibahkan berkardus-kardus buku. Ya, buku kesayangan yang aku rawat dengan baik. Aku berjanji mengisi dahaga mereka dengan...

Menjelang Akhir

: Sahabat pinjam buku Bawakan aku buku dengan potret sekian pantai yang kau bilang mengagumkan itu /Ophelia/ kau bilang ingin menjamah butir...

Perjalanan Hampa

: Farid Anshari dari jalan setapak berbatu yang melintasi dua desa bersisian hutan meranggas di tanah tandus begitulah cara mereka bertahan ...

Sahabat Pasukan Tujuh

: Fida Nila Anin Arin Asty Lili sering aku takut tak lagi muda beranjak dewasa dan kehilangan sisasisa ceria yang kita buat bersama saat mel...

Madiun, Hari Itu

Menuju kotamu. Paruh kedua waktu dimana kita terburuburu Bergegas dan menaruh harap pada rodaroda bus yang lapuk Sebelum petang kami datang ...

Harihariku Menjadi Lintas Bayanganmu

Bermula dari secarik kertas kumal yang aku pungut di tepi gardu listrik, Mungkin kau tak sadar aku menguntitmu sejak bel sekolah dibunyikan,...

Sekian Tempat Yang Sempat Kita Singgahi

# Museum Kereta Api Ambarawa Apa yang membawamu begitu bergairah Bertandang pada museum tua, Menyusur rel, dari ujung hingga ujung “Mari kup...

Sedikit Ruang,

*Kau telah memikul ruangku yang pekat hari itu. Dan membiarkanku membuka mata dan merentangkan lengan lebih lebar lagi.. pada hari yang kela...

Masih terus memupuk cinta,

Cinta sama siapa, Nida? ........ saya jatuh cinta sama kata-kata sejak duduk dibangku sekolah dasar. Bisa merasa mati kalau sehari saja tida...

Bukan Moksa Sempurna

Hei! Dia tak pantas kau jenguk. Dia akan tidur beralas selimut tipis bergaris diruangan pengap penuh kecoa (entah mengapa banyak wanita yang...